Perangkat Pendukung yang Dibutuhkan untuk Femtocell 4G

Perangkat Pendukung yang Dibutuhkan untuk Femtocell 4G

Perangkat Pendukung yang Dibutuhkan untuk Femtocell 4G

Beberapa tahun lalu, saya pernah dapat proyek “kecil-kecilan” — atau setidaknya saya pikir begitu — buat pasang femtocell 4G di area kantor cabang sebuah perusahaan logistik. Awalnya, saya kira cuma colok kabel, hidupkan perangkat, dan selesai. Ternyata, realitanya… ya nggak sesederhana itu.

Router yang Memadai itu Penting


Pertama kali nyoba, saya cuma pakai router bawaan ISP yang sudah ada di kantor. Eh, sinyal femtocell malah sering putus-nyambung. Akhirnya saya belajar, kalau mau femtocell 4G jalan mulus, butuh router dengan QoS (Quality of Service) yang bisa prioritaskan trafik voice dan data seluler. Jadi bukan cuma soal “ada internet,” tapi koneksinya harus stabil, latency rendah. Kalau router-nya lemah, siap-siap sering diminta “reset lagi, mas…”

Koneksi Internet yang Konsisten


Nah, ini yang bikin kepala panas waktu itu. Femtocell itu ibaratnya BTS mini, tapi dia tergantung 100% sama internet. Waktu kantor itu masih pakai koneksi 10 Mbps shared dengan banyak user, kualitas panggilan kadang kayak radio rusak. Akhirnya saya minta upgrade ke minimal 20 Mbps dedicated. Nggak perlu terlalu besar bandwidth-nya, tapi harus dedicated dan stabil.

UPS (Uninterruptible Power Supply)


Ini sering diremehin. Saya sempat kena “protes” gara-gara setiap mati lampu sebentar, femtocell ikut mati dan butuh waktu booting lagi. Padahal, kalau pakai UPS kecil 600VA saja, downtime bisa dihindari. Femtocell butuh waktu 5-10 menit untuk reconnect ke jaringan operator setelah mati, jadi punya UPS itu kayak punya sabuk pengaman.

Antena Eksternal (Opsional tapi Berguna)


Di proyek lain, lokasi femtocell-nya agak jauh dari jangkauan sinyal GPS. Padahal, femtocell butuh GPS lock buat sinkronisasi timing. Solusinya: pasang antena GPS eksternal. Harganya nggak mahal, tapi efeknya besar banget buat kestabilan sinyal.

Switch PoE (Kalau Modelnya Support)


Beberapa femtocell model enterprise bisa di-power lewat PoE (Power over Ethernet). Waktu itu, saya pasang switch PoE supaya kabel lebih rapi dan nggak perlu adaptor tambahan. Bonusnya, manajemen perangkat juga lebih gampang.

Pelajaran yang Saya Ambil:


Jangan remehkan perangkat pendukung. Saya dulu mikir, “Ah, yang penting perangkat utamanya ada, pendukungnya nyusul.” Hasilnya? Waktu pemasangan molor, troubleshooting berulang-ulang, dan reputasi di mata klien hampir jatuh. Sejak itu, saya selalu buat checklist: router, koneksi internet, UPS, kabel berkualitas, dan kalau perlu antena tambahan.

Kalau kamu mau pasang femtocell 4G, ingat, perangkat ini sensitif. Kalau salah satu pendukungnya kurang optimal, kualitasnya langsung kelihatan jelek. Dan trust me, nggak ada yang mau dapat telepon dari bos cuma buat dengar, “Suaranya putus-putus nih…”

Oke, ini checklist siap pakai buat instalasi femtocell 4G biar nggak ada drama pas hari H. Saya buat ringkas, tapi lengkap sama poin-poin kritis yang sering kelewat.


Checklist Perangkat Pendukung Femtocell 4G

1. Koneksi Internet

  • Bandwidth minimal 10–20 Mbps dedicated untuk 1–2 femtocell (lebih banyak perangkat = lebih besar kebutuhan).

  • Latency stabil (ideal <50 ms ke server operator).

  • Gunakan ISP yang terpercaya dan minim downtime.

  • Pastikan port forwarding atau pengaturan firewall sesuai panduan operator.

2. Router & Jaringan

  • Router dengan QoS (Quality of Service) untuk memprioritaskan trafik femtocell.

  • Dukungan VLAN jika diperlukan integrasi ke jaringan existing.

  • Pastikan firmware router update.

  • Minimal 1 port gigabit bebas untuk sambungan langsung femtocell.

3. Catu Daya

  • UPS minimal 600VA untuk mencegah mati mendadak.

  • Kabel listrik dan grounding aman dari lonjakan listrik.

  • Periksa daya femtocell (umumnya 12V DC atau PoE).

4. Kabel & Konektor

  • Gunakan kabel ethernet Cat6 atau lebih tinggi.

  • Pastikan panjang kabel <100 meter untuk menghindari loss.

  • RJ45 terpasang dengan crimping yang benar (hindari kabel longgar).

5. Antena & GPS (Opsional)

  • Antena GPS eksternal jika sinyal GPS indoor lemah.

  • Penempatan antena dekat jendela atau atap untuk visibilitas satelit.

6. Peralatan Tambahan

  • Switch PoE jika femtocell mendukung Power over Ethernet.

  • Bracket / mount untuk pemasangan rapi.

  • Labeling kabel untuk memudahkan troubleshooting.

7. Persiapan Teknis

  • Data login admin femtocell (dari operator).

  • Pastikan IMEI & serial number sudah terdaftar di jaringan operator.

  • Uji ping & kecepatan internet sebelum instalasi.

  • Pastikan lokasi pemasangan bebas dari penghalang fisik (tembok tebal, logam besar).

 


 

Baca juga : Cara Kerja Femtocell 4G

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *